Emmaninka Baby & Kids

Cara Mencuci Alas Stroller agar Awet, Bersih, dan Tetap Nyaman

· Tim Emmaninka

Bayi berkeringat, susu menetes, biskuit remuk, dan sesekali ada kejadian popok bocor. Semua itu berakhir di alas stroller. Kalau Mommies sedang mencari cara mencuci alas stroller yang benar, panduan ini menjelaskan langkahnya dari awal sampai kering, termasuk kesalahan yang sebaiknya dihindari.

Kapan alas stroller perlu dicuci?

Tidak perlu menunggu terlihat kotor. Alas stroller menempel langsung di punggung bayi, dan kain bagian depannya memang dibuat untuk menyerap keringat. Artinya keringat itu tertinggal di kain.

Cuci alas stroller saat:

  • Sering dipakai jalan di cuaca panas, misalnya tiap hari.
  • Terkena muntah, susu, atau makanan.
  • Kena rembesan popok.
  • Berbau apek setelah lama disimpan.
  • Habis dipakai di tempat ramai atau dibawa traveling.

Untuk pemakaian rutin, jadwal sekali seminggu sudah cukup bagi banyak keluarga. Kalau ada noda atau bau, cuci saat itu juga.

Siapkan dulu sebelum mencuci

Dua menit persiapan mencegah kain rusak.

1. Baca label perawatan

Cari label atau keterangan perawatan dari penjual. Aturan di label lebih utama daripada tips umum mana pun, termasuk tips di artikel ini.

2. Lepas dari stroller

Lepaskan alas dari stroller. Kalau ada sabuk pengikat (fixation belt), lepaskan juga atau rapikan agar tidak menyangkut di mesin cuci.

3. Kibaskan kotoran kering

Kibaskan remah makanan dan debu di luar rumah. Kotoran kering yang langsung direndam akan menyebar ke seluruh kain.

Langkah mencuci alas stroller

Berikut urutan yang aman untuk kebanyakan alas stroller berbahan kain.

  1. Rendam sebentar di air dingin atau suam-suam kuku dengan sedikit deterjen lembut. Sekitar 15 sampai 30 menit cukup untuk melonggarkan kotoran.
  2. Kucek noda dengan tangan atau sikat berbulu lembut. Tidak perlu tenaga besar.
  3. Bilas sampai bersih. Sisa deterjen bisa membuat kain terasa kasar di kulit bayi, jadi bilas beberapa kali.
  4. Peras pelan. Tekan kain, jangan diplintir keras supaya bentuk dan lapisan dalamnya tidak berubah.

Kalau memakai mesin cuci, masukkan alas ke kantong cuci (laundry bag), pilih program lembut atau normal, dan pisahkan dari pakaian berwarna gelap atau beresleting.

Cara menangani noda yang membandel

Jenis noda Yang bisa dicoba
Susu atau muntah Bilas dengan air dingin lebih dulu, baru direndam deterjen
Makanan berminyak Oleskan sedikit sabun cuci piring, diamkan, lalu kucek pelan
Keringat dan bau Rendam lebih lama, bilas bersih, jemur di tempat berangin
Noda pada kain berwarna Tes dulu di bagian kecil yang tersembunyi

Air panas dan pemutih sebaiknya dihindari. Keduanya bisa merusak warna, motif, dan lapisan kain.

Cara menjemur alas stroller

Banyak kain bagus rusak di tahap ini.

  • Jemur di tempat berangin, sebaiknya tidak di bawah matahari terik sepanjang hari. Panas ekstrem bisa memudarkan motif.
  • Balik posisi alas di tengah waktu menjemur supaya kedua sisi kering.
  • Pastikan benar-benar kering, termasuk lapisan dalam. Kain yang masih lembap kalau disimpan akan berbau dan bisa berjamur.
  • Hindari setrika panas langsung di atas motif cetak.

Alas stroller dengan 3D mesh di bagian belakang punya keuntungan di sini. Struktur mesh membantu udara mengalir, sehingga lapisan itu biasanya lebih cepat kering dibanding kain tebal tanpa sirkulasi. Tetap periksa dengan tangan sebelum dipasang kembali.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Memakai deterjen keras atau pewangi pekat. Kulit bayi sensitif, dan sisa wangi yang kuat bisa mengganggu.
  • Mencuci bersama pakaian kotor lain. Risikonya noda berpindah, dan kancing atau ritsleting bisa menggores kain.
  • Menyikat terlalu keras. Motif cetak dan permukaan kain jadi aus.
  • Memasang alas yang belum kering. Kelembapan terperangkap antara kain dan jok stroller.
  • Tidak punya cadangan. Alas yang dicuci malam hari belum tentu kering untuk jalan pagi esok harinya.

Soal terakhir mudah diatasi. Beberapa keluarga menyiapkan dua alas, satu dipakai dan satu cadangan. Motifnya bisa dibuat berbeda, dan alas stroller Emmaninka tersedia dengan motif serta nama custom kalau Mommies mau yang berbeda dari milik teman.

Rutinitas perawatan yang ringan

Supaya mencuci tidak terasa merepotkan, coba kebiasaan kecil ini:

  1. Kibaskan alas setiap pulang jalan, dua puluh detik saja.
  2. Lap noda baru dengan tisu basah sebelum mengering.
  3. Jemur sebentar di tempat berangin sebelum disimpan, terutama setelah cuaca panas.
  4. Cuci rutin sesuai jadwal, jangan menunggu bau muncul.

Perawatan alas hanya satu bagian dari kenyamanan jalan-jalan. Untuk persiapan lainnya, baca tips jalan-jalan dengan stroller. Kalau Mommies masih memilih alas yang cocok, panduan cara memilih alas stroller bayi menjelaskan ukuran, bahan, dan fitur yang perlu dicek.

Kalau kulit bayi tampak kemerahan atau gatal setelah memakai kain tertentu, hentikan pemakaian dan tanyakan ke dokter anak.

Pilih alas yang mudah dirawat

Alas yang nyaman tetapi sulit dicuci akan cepat ditinggalkan. Karena itu, perawatan layak jadi bahan pertimbangan sejak memilih. Alas stroller Emmaninka berbentuk anatomis, berukuran sekitar 40x70 cm, dengan kain depan yang menyerap keringat dan 3D mesh di belakang untuk sirkulasi udara. Sabuk pengikatnya menjaga alas tetap di tempat, dan cocok untuk sebagian besar stroller, dari newborn sampai toddler.

Lihat pilihan lengkapnya di halaman alas stroller bayi atau jelajahi kategori stroller pad. Pertanyaan soal perawatan atau motif custom bisa disampaikan lewat halaman kontak, pesanan lewat WhatsApp atau Shopee, dan kami mengirim ke seluruh Indonesia.

Pilihan Stroller Pad

Artikel Lainnya