Emmaninka Baby & Kids

Selimut Bayi Newborn: Cara Memilih yang Hangat dan Nyaman

· Tim Emmaninka

Selimut sering jadi barang pertama yang dibeli sebelum bayi lahir. Wajar, karena semua orang ingin si kecil terasa hangat sejak hari pertama. Tapi di toko ada puluhan pilihan, dan selimut bayi newborn yang bagus di rak belum tentu cocok dipakai sehari-hari.

Artikel ini merangkum apa yang perlu Mommies cek sebelum membeli, jenis selimut yang umum, dan cara merawatnya.

Kenapa selimut bayi newborn perlu dipilih hati-hati?

Kulit bayi baru lahir masih halus, dan ia belum bisa mengatur posisi sendiri. Selimut yang terlalu kasar bisa membuatnya rewel. Selimut yang terlalu tebal bisa membuatnya gerah, terutama di cuaca Indonesia.

Karena itu, selimut newborn sebaiknya:

  • lembut di kulit
  • menyerap keringat
  • mudah dicuci dan cepat kering
  • ukurannya pas, tidak berlebihan

Jenis selimut yang biasa dipakai

Satu bayi jarang cukup dengan satu jenis. Setiap jenis punya perannya sendiri.

Jenis Cocok untuk Catatan
Swaddle Membungkus bayi saat tidur atau menenangkan Pilih bahan lentur
Hoodie blanket Keluar rumah, ruangan ber-AC, di stroller Tudung membantu menutup kepala
Selimut tipis katun Pemakaian harian di rumah Mudah dilepas jika bayi gerah
Bedcover Alas dan penutup di tempat tidur Dipakai bersama bantal dan guling

Swaddle

Swaddle dipakai untuk membungkus tubuh bayi. Swaddle set dari Emmaninka berisi 1 swaddle dari katun stretch (sekitar 85x100 cm) dan 1 headband. Kainnya lentur, jadi lebih mudah dibentuk. Perbandingan lengkapnya ada di artikel swaddle atau bedong kain. Pilihan swaddle lainnya bisa dilihat di kategori swaddle blanket.

Hoodie blanket

Hoodie blanket adalah selimut dengan tudung. Praktis saat Mommies membawa bayi keluar rumah, atau saat ruangan terlalu dingin oleh AC. Lihat pilihannya di kategori hoodie blanket.

5 hal yang dicek sebelum membeli selimut bayi newborn

1. Bahan

Raba dulu. Bahan katun atau campuran katun yang lembut biasanya lebih nyaman. Hindari bahan yang terasa kasar atau mudah berbulu, karena serat halus bisa menempel di wajah bayi.

2. Ketebalan

Pilih yang sesuai cuaca di tempat tinggal Anda. Di daerah panas, selimut tipis lebih masuk akal. Bayi yang berkeringat dan wajahnya memerah menandakan selimutnya terlalu tebal.

3. Ukuran

Selimut terlalu besar mudah menjuntai dan menumpuk di sekitar bayi. Pilih ukuran yang cukup untuk menutup badan, tidak lebih.

4. Jahitan dan tepi

Periksa jahitan di tepi. Benang yang longgar atau label yang kasar bisa menggesek kulit bayi.

5. Kemudahan mencuci

Bayi baru lahir mudah mengotori selimut: air liur, ASI yang menetes, atau popok bocor. Pilih yang boleh dicuci mesin dan cepat kering. Baca label perawatan, dan cuci sebelum pemakaian pertama.

Berapa banyak selimut yang perlu disiapkan?

Untuk awal, 3 sampai 4 lembar biasanya cukup, dengan campuran jenis:

  • 1 atau 2 swaddle atau selimut tipis untuk dipakai harian
  • 1 hoodie blanket untuk bepergian
  • 1 cadangan saat yang lain sedang dicuci

Lebih baik sedikit tapi bergantian daripada banyak tapi jarang dipakai.

Kebiasaan memakai selimut yang membantu

  • Cek suhu badan bayi lewat tengkuk atau dada. Tangan dan kaki bayi memang sering terasa dingin, jadi jangan dijadikan patokan.
  • Lepas atau ganti lapisan kalau bayi tampak berkeringat.
  • Jauhkan selimut dari wajah bayi.
  • Untuk tidur, ikuti saran dokter anak atau tenaga kesehatan tentang perlengkapan di tempat tidur. Setiap bayi berbeda, dan panduan tidur aman sebaiknya datang dari tenaga medis.

Daftar perlengkapan tidur selengkapnya ada di artikel perlengkapan tidur bayi newborn.

Selimut untuk tempat tidur dan jalan-jalan

Di rumah, bedcover jadi penutup dan alas utama. Bedcover set bayi Emmaninka berisi 1 bedcover 75x95 cm, 1 bantal 25x35 cm, 1 bantal anti peyang 25x35 cm, dan 2 guling 50x20 cm, lengkap dengan isian dan dikemas dalam tas mika. Dengan satu set, tampilan tempat tidur jadi seragam.

Saat keluar rumah, selimut tipis atau hoodie blanket mudah dilipat dan dibawa. Kalau Mommies sering mendorong stroller, pasangkan dengan alas stroller bayi yang bagian depannya menyerap keringat dan bagian belakangnya berbahan 3D mesh agar sirkulasi udara lebih baik.

Kesalahan yang sering terjadi

  1. Membeli karena motif lucu saja. Motif memang menarik, tapi bahan dan ukuran tetap yang utama.
  2. Tidak mencuci dulu. Pencucian pertama membantu menghilangkan sisa debu dan bahan yang menempel dari toko.
  3. Memakai selimut tebal di ruangan hangat. Bayi jadi gerah dan rewel.
  4. Hanya punya satu lembar. Saat kotor, tidak ada penggantinya.
  5. Mengabaikan label perawatan. Pemutih dan suhu terlalu tinggi bisa merusak kain.

Pertanyaan singkat

Apakah bayi newborn harus selalu pakai selimut? Tidak selalu. Sesuaikan dengan suhu ruangan. Kalau ragu, tanyakan ke dokter anak.

Seberapa sering selimut dicuci? Cuci setiap kali terkena kotoran, ASI, atau muntah. Untuk pemakaian rutin, ganti secara berkala.

Siap memilih?

Mulai dari kebutuhan paling dekat: satu swaddle, satu hoodie blanket, dan selimut tipis untuk di rumah. Kalau Mommies ingin menyiapkan tempat tidurnya sekaligus, lihat bedcover set bayi. Punya pertanyaan soal pilihan atau pemesanan? Hubungi kami lewat halaman kontak. Pesanan bisa lewat WhatsApp atau Shopee, dan dikirim ke seluruh Indonesia.

Pilihan Hoodie Blanket

Artikel Lainnya