Emmaninka Baby & Kids

Bantal Menyusui: Cara Memilih dan Memakainya dengan Nyaman

· Tim Emmaninka

Menyusui bisa makan waktu 20 menit atau lebih, dan dilakukan berkali-kali sehari. Setelah beberapa minggu, banyak Mommies mulai merasakan punggung kaku, bahu tegang, dan lengan pegal karena menopang bayi terus-menerus.

Di sinilah bantal menyusui membantu. Bantal ini menopang berat bayi, jadi tangan Anda bisa lebih rileks. Artikel ini membahas cara memilih bantal menyusui, cara memakainya, dan kesalahan yang sering terjadi.

Apa fungsi bantal menyusui?

Bantal menyusui adalah bantal berbentuk khusus yang diletakkan di pangkuan atau di sekeliling pinggang. Bayi berbaring di atasnya, sehingga posisinya naik sejajar dengan payudara.

Manfaat yang paling terasa:

  • Lengan tidak menopang sendirian. Berat bayi ditahan bantal.
  • Punggung lebih tegak. Anda tidak perlu membungkuk ke arah bayi.
  • Posisi bayi lebih stabil. Anda bisa fokus memperhatikan isapan dan kenyamanan bayi.
  • Bisa dipakai di banyak tempat. Sofa, kasur, kursi, atau lantai beralas.

Sebagian Mommies juga memakainya sebagai sandaran punggung sendiri.

Apa yang perlu dicek saat memilih bantal menyusui

Bentuk dan ukuran

Ada bentuk melengkung seperti huruf C atau U, dan ada yang lebih pendek berbentuk bulan sabit. Bentuk melengkung memeluk pinggang sehingga bantal tidak mudah bergeser. Bentuk yang lebih kecil lebih ringan dan mudah dibawa.

Pilih sesuai kebutuhan. Kalau lebih sering menyusui di rumah, bantal yang lebih besar terasa menopang. Kalau sering bepergian, ukuran ringkas lebih praktis.

Kepadatan isi

Bantal yang terlalu empuk akan ambles saat diberi beban bayi, lalu bayi turun lebih rendah dari payudara. Bantal yang terlalu keras terasa kaku. Coba tekan bantalnya: isinya sebaiknya kembali ke bentuk semula dan tetap menopang.

Bahan sarung

Kulit bayi sensitif dan sering menempel langsung pada bantal. Pilih sarung yang lembut, tidak kasar, dan menyerap keringat. Sarung yang bisa dilepas dan dicuci akan sangat menolong, karena bantal ini pasti terkena ASI, air liur, atau muntah ringan.

Jahitan dan resleting

Periksa jahitan di pinggiran dan di sekitar resleting. Jahitan yang rapat membuat isi bantal tidak keluar setelah dicuci berkali-kali.

Ringkasan cepat

Yang dicek Pilih yang
Bentuk Pas di pinggang, tidak mudah bergeser
Isi Menopang, tidak ambles
Sarung Lembut, menyerap keringat, bisa dicuci
Jahitan Rapat dan rapi
Bobot Cukup ringan untuk dibawa

Cara memakai bantal menyusui

  1. Duduk dengan punggung bersandar. Kursi atau sofa dengan sandaran membantu.
  2. Pasang bantal di pangkuan atau pinggang. Pastikan tidak bergeser.
  3. Letakkan bayi di atas bantal. Badan bayi menghadap Anda, perut bertemu perut.
  4. Sesuaikan tinggi. Mulut bayi sejajar dengan payudara, jadi Anda tidak perlu membungkuk.
  5. Cek kenyamanan. Bahu turun rileks, bukan terangkat.

Kalau bayi belum nyaman atau menyusui terasa sakit, jangan memaksakan diri. Tanyakan pada konsultan laktasi atau dokter anak untuk panduan posisi yang sesuai dengan kondisi Anda dan bayi.

Kapan bantal menyusui terasa paling berguna?

Setiap Mommies punya ritme berbeda, tapi ada beberapa situasi yang biasanya paling terbantu:

  • Menyusui malam hari. Saat mengantuk, tubuh cenderung merosot. Bantal menjaga posisi bayi tetap tinggi tanpa tangan harus terus menahan.
  • Setelah melahirkan. Tubuh masih dalam masa pemulihan, jadi mengurangi beban di lengan dan punggung terasa jelas. Bila Anda menjalani persalinan dengan tindakan tertentu, tanyakan pada dokter posisi mana yang nyaman.
  • Sesi menyusui yang lama. Bayi yang minum pelan atau sering berhenti membuat Anda harus diam di satu posisi lebih lama.
  • Saat bayi bertambah besar. Berat bayi naik dari minggu ke minggu, dan lengan lebih cepat lelah.

Kesalahan yang sering terjadi

Bantal terlalu rendah

Ini yang paling sering. Bantal rendah membuat Anda membungkuk, dan manfaat utamanya hilang. Tambahkan bantal lain di bawahnya bila perlu.

Bayi dibiarkan tertidur di atas bantal

Bantal menyusui dibuat untuk menopang saat menyusui, bukan sebagai alas tidur bayi. Setelah selesai menyusui, pindahkan bayi ke tempat tidurnya. Untuk panduan tidur yang aman, tanyakan pada dokter anak.

Jarang mencuci sarung

Sisa ASI dan air liur yang menumpuk bisa berbau. Cuci sarung secara berkala sesuai label perawatan.

Menyusui di luar rumah

Bantal menyusui paling berguna di rumah. Saat bepergian, banyak Mommies memilih perlengkapan yang lebih ringkas. Nursing apron bisa jadi pelengkap, karena memberi privasi saat menyusui di tempat umum. Untuk daftar bawaan lengkap saat keluar rumah, baca perlengkapan bayi untuk traveling.

Kalau Anda sering jalan-jalan sambil mendorong stroller, alas stroller bayi dengan jaring 3D mesh di bagian belakang membantu sirkulasi udara, sehingga bayi lebih nyaman ketika waktunya menyusui sudah dekat.

Masuk daftar perlengkapan yang mana?

Bantal menyusui bagus disiapkan sebelum bayi lahir, tapi tidak harus. Beberapa Mommies baru merasa perlu setelah minggu-minggu awal menyusui. Kalau masih menyusun daftar, lihat daftar perlengkapan bayi baru lahir sebagai patokan, lalu sesuaikan dengan kebiasaan Anda.

Pilihan bantal lain tersedia di kategori bantal menyusui Emmaninka. Kalau butuh bantuan memilih, hubungi kami lewat halaman kontak.

Kesimpulan

Bantal menyusui tidak menggantikan teknik yang benar, tapi membuat sesi menyusui lebih ringan di tubuh. Pilih yang bentuknya pas di pinggang, isinya menopang, dan sarungnya mudah dicuci. Atur tingginya, dan lihat apakah bahu serta punggung Anda rileks.

Mulai dari katalog Emmaninka untuk melihat pilihan perlengkapan menyusui dan perlengkapan bayi lainnya. Pesanan bisa lewat WhatsApp atau Shopee dan dikirim ke seluruh Indonesia.

Pilihan Nursing Pillow

Artikel Lainnya